PUBDOK JAYA JAYA

Berawal dari hobby yang suka foto dan mempunyai cita-cita sebagai fotografer, akhirnya oleh papa saya dibelikan kamera Canon DSLR. Saya membeli kamera ini saat saya masih SD dan beli di Hi-Tech Mall. Setelah memiliki kamera saya semakin sering melakukan hobby saya. Disaat SD saya mulai aktif dokumentasi jika di sekolah ada beberapa tugas yang membutuhkan kamera. Masuk SMP saya mengikuti OSIS dan mendapat divisi dokumentasi jika ada event yang ada di sekolah. Dan saat SMA saya juga menjadi divisi dokumentasi namun tidak dalam OSIS tetapi pada organisasi supporter.
Mendapat divisi dokumentasi ada senang dan sedihnya tapi banyak senangnya sih. Saya akan menceritakan dari sisi senangnya dulu, selama menjadi dokumentasi banyak sekali kreatifitas yang bisa dituangkan dan saat ada event kita bisa mengeksperiskan hobby kita dengan memfoto keadaan sekitar (kerja jalan hobby pun jalan). Senangnya menjadi dokumentasi adalah bisa mengikuti lomba dan bisa sekalian melihat hasil-hasil foto dipameran lomba *bisa cabut sekolah hehe*. Saya pernah ditunjuk sekolah untuk mengikuti lomba yang diadakan Dispendik Surabaya dan saya masuk 50 besar, gak juara si tapi bangga gitu bisa masuk 50 besar padahal baru pertama kali ikut lomba.
Kalo sedihnya itu lebih ke ekspetasi orang-orang yang tinggi sama hasil foto saya (ini menurut saya sih) dan capek juga kalo lagi edit dan deadlinenya dikit banget. Saya juga merasa sebel kalo digopoi (Bahasa Indonesianya lekas-lekas) perihal pindah foto. Pernah satu kejadian pas ada event disekolah, baru sampek rumah belum bersih-bersih sudah diminta hasil foto saat event :( ya memang itu kewajiban sebagai dokumentasi tapi kan namanya manusia juga ada rasa capek *sambadan*
Serasa curhat jadinya HAHAHA cukup sekian keluh kesah dan pengalaman saya semoga bisa bermanfaat bagi yang membaca, mohon maaf jika ada salah kata. Terimakasih
Komentar
Posting Komentar